Halaman

Kamis, 21 Februari 2013

PMII


Senin, 18 Februari 2013

PMII Rayon FIP IKIP PGRI Semarang

PMII Rayon Fakaultas Ilmu Pendidikan IKIP PGRI Semarang ucapkan selamat menempuh semester genap pada seluruh mahasiswa IKIP PGRI Semarang. Hal itu diungkapkan melalui MMT yang diposting melalui blog. PMII Rayon FIP selalu menekankan tentang ademik yang lebih penting tanpa menafikan tanggung organisasi yang diikuti.
"Organisasi sangat penting bagi mahasiswa, namun akademik jauh lebih penting. Mengingat tujuan awal kita jauh-jauh dari rumah ke Semarang adalah kuliyah." Ungkapnya Mega Ketua Rayon FIP.  Jika ada orang yang mengatakan, jika Anda disuruh memilih lulus tepat waktu, atau di waktu yang tepat. Maka jawaban yang lebih tepat adalah lulus tepat waktu. Karena banyak beban moral yang harus kita tanggung apabila kuliyah sampai molor. Terlebih tanggung jawab pada orang tua kita yang dengan gigih membiayai admininistrasi kuliyah. Jadi mumpung belum terlanjur bagi yang masih menempung kuliyah di semester awal, khususnya di semester genap, gunakan waktu sebaik dan seprofesional mungkin. Agar tidak menyesal di kemudian hari,




upps

Minggu, 17 Februari 2013

PMII UPPS Mulai lepas Rayon di Semester 2

PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang atau Universitas Pendidikan PGRI Semarang lewat anggotanya mengaku akan menekankan pada tiap rayon untuk bisa menjalankan agendanya secara mandiri. Agenda yang wajib untuk dijalankan diantarnya diskusi antar anggota rayon dan melaksanakan MAPABA tanpa adanya campur tangan komisariat. Meski belum lama dibentuk, kebijakan ini sangatlah perlu demi proses kaderisasi untuk PMII. Satu semester diawal mereka masuk kampus dikira sudah cukup untuk proses adaptasi. Jika dulu mereka masih di kawal dan dibimbing, kini giliran mereka untuk mengawal calon adek mereka.


upps 

Sahabat, Canangkan 800 Masa untuk PEMIRA Tahun Depan

upps
Pemilu Raya Mahasiswa telah usai, setelah terpilihnya calon DPM maupun BEM dari partai pengusung masing-masing. Partai Sahabat yang didalamnya kebanyakan diisi oleh anak-anak PMII, beserta empat partai koalisinya dalam mendukung capres dan cawapers pasangan Arif dan Nova berhasil memenangkan pemira dengan mutlak dengan total 6000 suara. Meski PEMIRA telah usai, Partai Sahabat terus melakukan konsolidasi antar anggota serta terus melakukan evaluasi kinerja pada PEMIRA yang dilakukan beberapa bulan kemarin. Jika pada PEMIRA ini kita bisa menggalang sekitar 400 mahasiswa untuk mencotreng  partai sahabat, tahun depan setidaknya kita harus bisa menembus angka 800. Kata Zuhri, tim sukses Partai Sahabat. 



upps 

Sahabat, Perjuangkan Hak Mahasiswa

Partai mahasiswa dalam suatu kampus merupakan sebuah miniatur dunia perpolitikan nyata. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika seseorang yang ingin mencalonkan diri sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa. Salah satunya adalah diusung dari partai tertentu. Partai Sahabat merupakan partai yang digawangi oleh anak-anak PMII yang ada di IKIP PGRI Semarang atau Universitas Pendidikan PGRI Semarang. Lahir tepat dihari pahlawan 10 Novemver 2012. Ibarat sebuah bayi, usia setahun merupakan usia yang masih muda. Banyak hal yang harus dipersiapkan untuk menjadi sosok partai pemenang pada PEMIRA mendatang. Ketka ditanya visi dan misi partai, Moh. Yasin Ketua Umum Partai Sahabat menjelaskan bahwa Sahabat selain sebagai wadah berlatih keorganisasian dan perpolitikan, Sahabat berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak mahasiswa di civitas akademika. Agar mahasiswa bisa mendapatkan hak yang harus dipenuhi oleh lembaga. Selain itu mengembangkan potensi mahasiswa agar Sumber Daya Manusia mahasiswa UPPS bisa lebih berkembang.



upps 

Komitmen PMII Komisariat UPPS Untuk Sadarkan Mahasiswa agar Tidak Apatis

Apatis merupakan sikap cuek terhadap fenomena sosial yang terjadi. Memilih menghindar dari persoalan atau sok tidak tahu tinimbang ikut berpikir bagaimana menyeleseikan persoalan tersebut. Mahasiswa sebagai agent social of change tidak sedikit yang memilih bersikap apatis dari pada menjadi aktivis pergerakan. Jika hal ini terus terjadi bagaimana nasib bangsa ini ketika para penerusnya selalu menghindar dari setiap persoalan, PMII UPPS siap menyadarkan mahasiswa melalui gerakan-gerakan untuk menyadarkan mahasiswa untuk tidak bersikap apatis. Hal ini dibuktikan dengan berbagai diskusi-diskusi maupun kegiatan yang bersifat penanaman nasionalisme atau pendidikan karakter yang diterapkan oleh PMII UPPS mulai dari tingkatan Rayon hingga Komisariat.



upps 

Suara Sahabat Suara Mmahasiswa


upps

 Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika partai sahabat merupakan salah satu Partai Mahasiswa yang diisi oleh Kader-kader Universitas Pendidikan PGRI Semarang yang dapat dipercaya oleh mahasiswa. Ratusan suara diperoleh saat PEMIRA 2012 merupakan bukti kepercayaan dari mahasiswa UPPS untuk mendukung calon yang disusung dari Sahabat. Partai Sahabat berkomitmen selalu menjaga amanah yang diberikan oleh mahasiswa untuk menjalankan roda keorganisasian Lembaga Mahasiswa UPPS sebaik-baiknya. Elektabilitas dari bulan ke bulan akan terus naik jika kader-kader partai sahabat terus konsisten. Disamping terus membenahi lini-lini yang dikira perlu perubahan. Kata Arifin Ketua PMII Komisariat UPPS.



upps 

Sabtu, 16 Februari 2013

Momen Lahirnya Partai Sahabat akan Jadi Sejarah Penting

Terbentuknya Partai Sahabat pada 10 November 2012 akan menjadi sejarah baru PMII Komisariat dan Rayon Universitas Pendidikan PGRI Semarang. Pasalnya, wacana pembuatan Partai Sahabat telah dicanangkan jauh-jauh hari saat RAKER PMII diawal kepengurusan 2012/2013. Banyak pihak menilai bahwa Partai Sahabat merupakan kejutan di PEMIRA. PMII yang dinilai fakum, memberi warna baru lewat partai sahabat yang mendapatkan ratusan suara.
"Ini akan tercatat dalam buku PMII UPPS. Dan sebagai penerus kita akan selalu berusaha mengembangkan apa yang telah diperoleh Partai Sahabat pada periode-periode sebelumnya." Ungkap Toha anggota Partai Sahabat.







upps 

Visi "PEMBAHARU" dari Sahabat

UPPS
Pembaharuan yang lebih maju. Ya, itulah yang kini menjadi visi Partai Sahabat dalam orientasi kinerjanya di kepengurun Badan Eksekutif Mahasiswa IKIP PGRI Semarang. Mendapatkan kursi sebagai Menteri Pendidikan, Yasin mempunyai program mengadakan berbagai kegiatan yang baru dan berbeda dari kepengurusan sebalumnya, diantaranya mengadakan seminar berskala nasional bahkan internasional. Untuk waktu dekat ini memang yang baru bisa dilakukan adalah program seminar nasioanal, mengingat jadwal kuliyah yang masih padat di awal semester genap ini. Kita semua yakin peningkatan kegiatan semacam ini akan terus kita kembangkan agar bisa lebih maju. Ungkap Pria asala pati tersebut.



upps 

Berharap Rayon FPBS UPPS Bisa Mandiri

Ketua PMII Rayon FPBS Universitas Pendidikan PGRI Semaarang, Saiful Huda mengaku senang karena telah mendapat perhatian yang luar biasa dari pengurus komisariat  UPPS. Terlebih ketika mengadakan kegiatan, Komisariat selaku pengurus diatas rayon selalu memotivasi kader-kader Rayon FPBS agar tetap bersemanagat dalam menjalankan agenda kegiatan rutitan seperti tahlilan dan diskusi mingguan. Semoga suatu hari nanti Rayon FPBS bisa mandiri dan menjadi warna baru di kancah dinamika perpolitikan mahasiswa di UPPS.



UPPS 

UPPS Jadi Nama Komisariat PMII IKIP PGRI Semarang

PMII
UPPS dipersiapkan menjadi nama pengganti Komisariat IKIP PGRI Semarang. Hal ini dikatakan Sekrektaris Umum PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang disela-sela kegiatan diskusi PMII di Wisma Hasyim As'ari yang terletak di Pancakarya. Hal ini dinilai sangat relevan, karena PMII yang disini mengikuti nama kampus yang akan berubah. Pada kesempatan yang lain ia berharap, semoga PMII kedepan dengan nama baru ini bisa menjadi lebih baik.



upps 

Planing PMII Rayon FIP Untuk Konsisten

upps
Untuk meraih cita-cita organisasi di masa yang akan datang haruslah dimulai dari sekarang. Menejemen organisasi harus dibentuk dan dilakuakan sebersih dan seprofesional mungkin agar out put yang dikeluarkan bisa bagus. Demikian kata Mega Wahyu Ketua Rayon FIP PMII. Ya, kita harus berani mengawali untuk merubah sistem yang lebih efisien dan optimal. Bisa jadi ini akan jadi sejarah PMII Rayon FIP UPPS. Kita akan bisa melihat hasilnya saat kita lulus kelak dan melihat Rayon FIP bisa berjalan mandiri.

PMII Rayon FP MIPA UPPS

UPPS
PMII Rayon Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan PGRI Semarang merencanakan gelar Rapat Tahunan Anggota Rayon yang pertama bersama tiga Rayon yang ada di UPPS. Dalam RATK tersebut akan dipaparkan laporan pertanggung jawaban selamu satu tahun dan pemilihan ketua baru untuk periode ke dua. Mega Wahyu ketua Rayon FIP mengaku deg-degan dengan RATR yang pertama ini. Rayon FIP merupakan rayon baru. Kegiatanya pun belum sebanyak Komisarita. Namun bagaimana pun juga harus ada laporan pertanggung jawaban pada semuanya. Ia juga berharap dalam agenda RATK bisa berjalan dengan lancar.



upps 

PMII Rayon FPBS Universitas Pendidikan PGRI Semarang (UPPS)

PMII Rayon FPBS Universitas Pendidikan PGRI Semarang terbentuk pada kegiatan MAPABA 2012 di Demak. Meski baru dibentuk, Rayon FPBS terbukti mampu memberikan banyak kontribusi terhadap perkembangan PMII yang ada di UPPS. Rayon merupakan tingkatan fakultas yang berfungsi mewadahi mahasiswa yang baru ingin belajar tentang organisasi. Setelah selesei di Rayon kemudian Komisariat adalah aktualisasi yang paling tepat setelah berproses di rayon. FPBS adalah satu diantara 3 rayon yang dibentuk saat MAPABA 2012 kemarin. Eksistensi Rayon FPBS terlihat jelas saat PEMIRA yang menyumbangkan banyak suara untuk Partai Sahabat.



upps 

Kata Mahasiswa UPPS

upps
PMII Komisariat UPPS
Haram untuk tidak berpikir bagi orang yang beragama. Kata Moh. Zuhri Ketua Departemen Wacana PMII Komisariat Universitas Pendidikan PGRI Semarang (UPPS). Ia berpendapat bahwa setiap orang yang beragama haruslah mengerti agama dan bagaimana untuk merealisasikan ajaran yang ada dalam agama yang ia ikuti. Semua agama terutama terutama agama islammenyuruh umatnya untuk selalu berpikir dan mengimani ajaran-ajaran yang disampai melaui nabi Muhammad. Hal itu juga menjadi ajaran agam yang lain, seperti ysng dikatakan Oleh Mahatmagandi "faith must be enforced by reason, when faith becomes blind, it dies" iman tanpa nalar sama dengan iman buta atau iman yang busuk dan mati.

Kamis, 14 Februari 2013

PMII Komisariat UPPS (Universitas Pendidikan PGRI Semarang)

PMII Komisariaat IKIP PGRI Semarang yang kini berganti nama menjadi Komisariat Universitas Pendidikan PGRI Semarang selalu menekankan pada kadernya untuk tidak melupakan sejarah perjuangan pendahulunnya. Hal itu dibuktikan dengan adanya kegiatan silaturrahmi antar kader PMII dan halal bihalal yang pasti diadakan tiap tahunya. Pamflet atau wejangan dari senior mereka pun selalu di abadikan melalui stiker agar tetap selalu diingat dan menjadi pengingat kala mereka lupa. Setelah melalui beberapa waktu yang sulit, ahirnya PMII bisa terlihat kembali di era kepemimpinan Arifin. Partai Sahabat yang di pimpin oleh sahabat Yasin berhasil memenangkan Pemilu Raya Mahasiswa 2012 dengan beberapa dibantu beberapa partai koalisi yang lain.




upps










Rabu, 13 Februari 2013

PEMUDA SELALU BERPIKIR KE DEPAN

pmii upps


Kadang kita terlalu terlena ketika kita mendengar beberapa orang yang menceritakan masa mudanya yang dialami dengan lika-liku persoalan hidup. Dan celakanya pemuda yang mendengar cerita tersebut ikut menikmati indah kenangan masa lalu dari orang yang bercerita tersebut. 
Pemuda seharusnya berpikir kedepan tentang solusi dan hal-hal yang baru yang sebelumnya belum pernah atau belum sempat dilakukan. Bukan malah ikut oleh cerita masa lalu. Mendapat wejangan boleh-boleh saja. Menilik sejarah tentang pendahulunya sangatlah wajib. Akan jauh lebih baik jika cerita yang diperoleh menjadi inspirasi untuk bangkit dan merenjawab permasalahan yang ada. Menjadi amunisi baru menuju pucuk cita-cita yang terhormat. Itulah pemuda. Sekali lagi, itulah pemuda. Sosok yang selalu berpikir progresif dan Membangun. 

Selasa, 12 Februari 2013

UPPS Sebentar Lagi

UPPS


Nama Komisariat IKIP PGRI Semarang tinggal mengghitung bulan lagi akan berganti menjadi Universitas Pendidikan PGRI Semarang (UPPS). Artinya sebentar lagi pula nama komisariat UPPS  akan resmi menjadi penggati PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang. Jurusan baru pun akan segera di buka, baik jurusan pendidikan maupun umum. Menanggapi hal demikian Arifin mengaku sudah siap dengan segala hal yang terjadi ketika kelak sudah menjadi UPPS.
"Perubahan itu sifatnya harus. Sudah menjadi hukum alam. Tinggal bagaimana kita mempersiapkan dengan perubahan tersebut." Ungkap Mahasiswa asal Purwodadi tersebut.

PMII UNIVERSITAS PENDIDIKAN PGRI SEMARANG

PMII UNIVERSITAS PENDIDIKAN PGRI SEMARANG
PMII Komisariat Universitas PGRI Semarang menginstruksikan pada tiap kadernya untuk merapatkan anggotanya untuk menatap semester genap ini. Banyak kegiatan  yang harus dievaluasi agar program kerja yang telah dicanangkan diawal tahun bisa berjalan dengan optimal. Pengelolaan kegiatan dan pendampingan kader menjadi prioritas utama kedepan. Tidak mungkin PMII bisa lebih baik dan terhormat jika pengkaderan dalam PMII masih bermasalah. Kata Arifin Ketua PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang.
Sedang menurut Saqifatul Mustaqimah, sekretaris umum menambahkan, perhatian terhadap rayon juga perlu diintensifkan. Agar kelak ketika yang senior lulus, yang muda pun bisa langsung terjun menggantikan. 


 



upps

PMII Komisariat UPPS Ucapkan Selamat

PMII UNIVERSITAS PENDIDIKAN PGRI SEMARANG

PMII Komisariat UPPS ucapkan selamat atas pergantian nama IKIP PGRI Semarang menjadi Universitas Pendidikan PGRI Semarang. Meski tidak secara terang-terangan mengucapkan, PMII mengaku sangat gembira karena kini IKIP PGRI Semarang telah bertransformasi menjadi Universitas. Bagaimana pun juga 100 persen anggota PMII Komisariat UPPS adalah mahasiswa UPPS, jadi wajar saja kita sangat bangga bila kampus kami bisa berkembang. Hal ini akan menjadi inspirasi bagi anak-anak PMII untuk bisa belajar dari IKIP PGRI Semarang. Belajar dari sejarah bagaimana berdiri, masa perubahan yang sangat luar biasa ketika Rektor di pegang oleh tangan dingin Pak Sulis. Ungkap salah satu anggota PMII Komisariat UPPS.Terlebih sekarang beliau menjadi Ketua PB PGRI. Prestasi yang sangat membanggakan tentunya.





upps 

PMII IKIP PGRI Siap Adakan MAPABA 2013


PMII IKIP PGRI SEMARANG

Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang tahun 2013 telah jauh-jauh hari dicanangkan. Berbagai persiapan telah dilakukan, diantaranya persiapan dana yang lebih awal dari sebelum-sebelumnya. Pembentukan panitia juga dibarengkan dengan pembentukan panitia seminar dan pelatihan kesekretariatan. Selanjutnya adalah mencari calon kader yang nantinya akan di didik saat MAPABA. Hal ini jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Karena panitia mempunyai banyak waktu yang untuk mempersiapkan hajat wajib tahap kaderisasi awal PMII. Pembahasan soal waktu dan tempat juga akan mempunyai banyak pilihan, agar saat pelaksanaan tidak terlalu disibukkan dengan persoalan non teknis yang belum rampung. Ungkap Saiful Huda Ketua Panitia MAPABA 2013.



upps 

PMII Universitas Pendidikan PGRI Semarang


 PMII Komisariat UPPS selalu berkomitmen untuk menjalankan semboyan PMII. Yaitu dzikir, fikir dan amal sholeh dalam tiap langkahnya. Selain menjalankan aktifitas sebagai mahasiswa, aktifis PMII Komisariat UPPS juga harus dan wajib membagun spiritual mereka untuk mendekatkan diri pada Allah. Serta mengasah kemampuan intelektualnya melalui diskusi dan berkegiatan yang membekali saat mahasiswa terjun di masyarakat. Kadang banyak orang yang lupa terhadap agama dan tuhanya setelah mendapat nikmat. Melalui kegiatan yang bersifat agamis, spiritual kader PMII akan tetap selalu konsisten. Komitmen PMII sebenarnya sudah jelas tertera di AD/ART PMII, namun saat pelaksanaan terkadang menemui banyak hambatan. Itulah tantangan yang harus segera ditemukan solusinya. Kesolitan pengurus dari tingkatan Rayon dan PB menjadi solusi yang dapat menjawab tantangan tersebut. Ungkap Zainal Arifin Ketua Umum PMII Komisariat UPPS.

Minggu, 10 Februari 2013

Partai Mahasiswa IKIP PGRI Semarang

Mohammad Yain Ketua Partai Sahabat Universitas Pendidikan PGRI Semarang menekankan pada kadernya untuk selalu berusaha semaksimal mungkin dalam memenangkan setiap PEMIRA. Kemengan itu bersifat umum, menang bisa diartikan mengalahkan rasa apatis terhadap persoalan yang terjadi ditengah kita. Mengajak orang lain untuk berpikir cerdas dalam menentukan pilihan siapa yang layak memimpin kita. Ter.lebih mahasiswa IKIP PGRI Semarang mrupakan sosok calon guru yang kelak akan menjadi seorang pengajar dan pendidik. Tentunya harus mengetahui dan persoalan yang menyangkut negara kita.



upps 

PMII Rayon FIP IKIP PGRI Semarang

UPPS
PMII Rayon FPBS IKIP PGRI Semarang ucapkan selamat datang bagi mahasiswa baru. Hal itu disampaikan melalui MMT yang terpasang di Blog dan facebook PMII. Ucapan semacam ini meski tidak semewah spanduk yang terpasang di halaman kampus, setidaknya niatan baik kami untuk memotivasi mahasiswa baru bisa tersampaikan. Apalagi bagi mahasiswa baru, motivasi semacam ini sangatlah perlu untuk mendongkrak psikologis agar lebih familier dengan kehidupan kampus. Kata Saiful Huda Ketua Rayon FPBS. Ucapan semacam ini akan kami budayakan setiap tahunya, dan tak hanya itu, lanjutnya,  ucapan selamat menempuh semester genap atau ganjil rencana akan kami galakkan juiga, agar antara kita bisa saling mengingat.




upps


Menilik PEMIRA Kampus IKIP PGRI Semarang Semarang

UPPS
(Kanan) Arifin PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang
(kiri ) Moh. Yasin Ketua Partai Sahabat
Menilik PEMIRA di IKIP PGRI Semarang
Dinamika pergerakan Mahasiswa selalu memberikan hasrat tersendiri untuk di cermati. Sebagai agent social control of change sosok mahasiswa dapat memberi tekanan bagi para pejabat untuk selalu konsisten dalam memperjuangakan aspirasi rakyat. Jika kita sering melihat berita di televisi mengenai polemik dan dinamika perpolitikan negara, ternyata fenomena semacam ini juga di kampus. Sebagai contoh IKIP PGRI Semarang yang sebentar lagi akan berganti nama menjadi Universitas Pendidikan PGRI Semarang (UPPS), yang menggelar Pemilu Raya Mahasiswa (PEMIRA) untuk memilih pemimpin mahasiswa. Selain sebagai tempat untuk melatih tentang politik, PEMIRA memberikan pendewasaan bagi mereka mengenai arti demokrasi. Tentunya mengalami langsung jauh lebih berkesan tinimbang hanya melotot didepan televisi. Dalam kegiatan PEMIRA semacam ini, biasanya banyak didomniasi organisasi eksternal yang mempunyai basis ditiap fakultasnya. Siapa yang punya banyak basis dan memiliki koalisi yang banyak dan tepat, bisa dipastikan itulah yang akan jadi pemenangnya. PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang beserta 3 koalisinya berhasil memennagkan PEMIRA 2012. Meski tidak merekomendasikan calon presiden BEM, posisi menteri pendidikan dinilai lebih strategis dalam khabinet Pembaharu ini, sasaranya untuk memajukan mahasiswa dalam segi SDM kependidikanya. Kata Zainal Arifin atau yang akrab dipanggil Arifin Oce, Ketua Umum PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang. Dengan Ketua Partai Sahabat yang sekarang, yang dipimpin oleh Moh Yasin, record kedepan, saya yakin PMII  akan lebih bagus. Imbuhnya.    

PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang

UPPS
Ketua 2 PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang
Sahabat Andre. Ya, begitulah panggilan akrab ketua 2 PMII Komisariat IKIP PGRI Semarng ini. Mengambil jurusan pendidikan matematika serta aktif di kegitan PMII semenjak ia masih semester satu. " Sebelumnya saya bukanlah seorang aktifis organanisasi, setelah masuk ternyata banyak hal yang diperoleh. Meski awalnya kurang tertarik masuk PMII, setelah masuk ternyata malah ketagiahan." Ungkap Andre Sambil tertawa. Ia menyarankan berorganisasi itu penting, nalar kita akan lebih peka dan cepat dalam mengambil solusi jika dihadapkan dengan suatu persoalan. Terlebih jiwa sosial kita akan terbentuk baik secara langsung atau pun tidak. Karena nantinya kita akan banyak menemui  karakter orang untuk bisa diajak berdiskusi. Serta tahu bagaimana harus bersikap. Tuturnya.

Amanat dari Ketua Umum PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang

upps
Amanat dari Ketua Umum PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang
Amanat dari Sang Ketua Umum untuk membawa PMII ke arah yang lebih baik diungkapkan melalui MMT yang terpampang di blog PMII.
Apalagi IKIP PGRI Semarang dalam waktu dekat ini akan bertransformasi menjadi Universitas. 

Jumat, 08 Februari 2013

PMII IKIP PGRI Semarang

PMII Komisariat UPPS

UPPS

PMII Semarang


Kamis, 07 Februari 2013

PMII Komisariat UPPS Maksimalkan Publikasi melaui Bog

UPPS
Pengurus PMII Komisariat Universitas Pendidikan PGRI Semarang
Publikasi melalui media blog maupun buletin ahir-ahir ini menjadi prioritas utama dari kegiatan PMII komisariat UPPS. Media dinilai sebagai alat paling cocok untuk menyambung komunikasi antar mahasiswa yang ingin berinteraksi dengan PMII Komisariat UPPS.
Hal ini perlu untuk dilakukan agar segala informasi yang ada bisa cepat diakses. Di era global seperti sekarang ini sudah selayaknya PMII sudah menggunakan TIK dalam menjalankan kesekretariatan, baik dalam pengiriman surat, pendaftaran peserta ataupun pengarsipan. Jika tidak, PMII akan pergerakanya kedepan bisa dipastikan lamban. Hal inilah  yang melatar belakangi Zainal Arifin. Ketua Umum PMII Komisaraiat UPPS untuk selalu konsisten menggunakan Media sebagai alat Komunikasi dan Publikasi. PB PMII seharusnya juga melakukan hal yang sama seperti yang kami lakukan. Saya sedikit menyayangkan jika PB PMII yang mempunyai banyak cabang yang tersebar di pelosok negeri ini tidak melakukan langkah publikasi yang intens. Karena PB merupakan icon bagi hirarki pengurus dibawahnya.


PMII Komisariat UPPS

Ketua Umum Komisariat UPPS periode ke X masa bhakti 2012/2013 selalu menghimbau agar kader-kader PMII tetap konsisten dalam menjalankan kewajiban sebagai kader maupun sebagai mahasiswa. Hal itu diungkapkan setelah beberapa semester Arifin sempat mempunyai masalah dalam hal nilai. Dari itulah ia mulai menyadari betapa pentingnnya keseimbangan dalam melangkah. Disadari atau tidak status sarjana juga sanagat penting bagi aktivis.
Dalam beberapa kesempatan ia selalu memberi arahan untuk profesional saat melakukan tugas-tugas PMII, dengan tidak mengenyampingkan urusan kuliyah. upps

Universitas Pendidikan PGRI Semarang of PMII

upps
PMII Universitas Pendidika PGRI Semarang
PMII Komisariat Universitas Pendidikan PGRI Semarang degera mengakarabkan diri dengan pergantian nama menjadi Universitas. Dimulai dari pembenahan sistem hingga menyiapkan perangkat pengkaderan yang efektif dan efesien menyambut jurusan baru yang akan segera dibuka dalam waktu dekat ini. Kesolitan kader turut mempengaruhi eksistensi PMII Komisariat UPPS. Kita akan bisa melihat seberapa jauh

Selasa, 05 Februari 2013

Ketua PMII Rayon Fakultas Ilmu Pendidikan

Kaetua PMII Rayon Fakultas Ilmu Pendidikan
Mega wahyu didaulat menjadi Ketua Rayon PMII Fkultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan PGRI Semarang dalam rapat tindak lanjut MAPABA yang diselenggarakan tahun 2012 kemarin di Wisma Masjid Agung Demak. Sebagai kader PMII, Mega akan melaksanakan tugas sebagai ketua rayon untuk mengembangkan PMII di IKIP PGRI Semarang atau Universitas Pendidikan PGRI Semarang. Khususnya di Rayon Fakultas Ilmu Pendidikan.
"Saya masih harus banyak belajar dengan senior-senior saya di PMII, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan PGRI Semarang termasuk jurusan besar, kami yang ada di rayon harus selalu intens dalam komunikasi dengan yang ada di komisariat agar langkah kita bisa cepat dan efisien dalam membangun basis disana". Ungkap Mega Wahyu Ketua Rayon FIP.

PMII Komisariat UPPS

UPPS
PMII Komisariat UPPS
PMII Komisariat Univerasitas Pendidikan PGRI Semarang menekankan pada setiap kadernya untuk imbang dalam berorganisasi dan melaksanakan kuliyah. Terkadang aktivis organisasi mengesampingkan urusan kuliyah dan lebih cenderung mengutamakan organisasi. Akibatnya, mereka akan kesulitan dalam melaksanakan PPL karena masih ada nilai yang D maupun kosong. Zainal Arifin Ketua Umum PMII Komisariat UPPS pernah mengalami hal demikian. Ia sangat menekankan bahwa kuliyah tetap yang terpenting. Jika ada tugas, lanjutnya, segera digarab agar tidak tumpang tindih ketika melaksanakan tugas organisasi. begitupun sebaliknya.

Kontroversial Penilaian terhadap PMII


Universitas Pendidikan PGRI Semarang
PMII Universitas Pendidikan PGRI Semarang
Kontroversial Penilaian terhadap PMII
Judul diatas dianggkat berdasarkan fenomena yang ada terhadap pergerakan Mahasiswa. Pergerakan adalah suatu kegiatan yang mempunyai tujuan bersama antar satu sama lain, serta memeliki cara tersendiri dalam mengembangkan ide dan inovatif gerak untuk menuju kepada arah yang ingin dicapai. Pergerakan juga diartikan juga sebagai organisasi. Lingkup pergerakan sangatlah luas namun dalam hali ini pembahasan terfokus pada pergerakan Islam. Pergerakan Islam banyak macamnya, diantaranya HMI, PMII, KAMMI, dll.

PMII merupakan singkatan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. Prioritas PMII sangatlah besar pada dinamika gerakan mahasisw. PMII Adalah salah satu organisasi Islam yang terbentuk karena ingin menjadikan mahasiswa sebagai tonggak bangsa secara islam dan nasionalisme. Namun, realita-realita paradigma yang ada di kalangan mahasiswa khususnya mahasiswa semester satu tahun ini seakan menepis makna tujuan akan pergerakan ini.

Anggapan-anggapan yang ada menyatakan bahwa PMII adalah suatu organisasi keras, yang berdemo tanpa mengenal problemitas, serta radikal dalam bertindak. Data empiris menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa yang ikut dalam organisasi ini tidak kurang setengah dari jumlah yang ada. Seorang mahasiswi semester satu di salah satu universitas ternama mengutarakan bahwa PMII adalah suatu organisasi yang program kerjanya hanya berdemo.

Tentulah paradigma ini salah dalam pemaknaan empiris yang ada. PMII adalah organisasi Islam yang realita bergerak dengan dasar islami serta tidak bertidak keras seperti apa yang dikatakan sebagaian orang. Wawasan, semangat juang tinggi serta kebribadian nasionalisme juga ditanamkan. Mengenai makna berdemo disini ialah berjuang dalam mengemukan aspirasi yang ada dalam pencapaian kesejahteraan hidup bangsa. Bukanlah berdemo dengan kontradiktif tindakan yang tidak sewajarnya. Serta radikal bukanlah dalam artian bebas bertindak namun dalam arti bebas dalam mengemukkan ide, aspirasi, serta inovatif dalam pencapaian kesahteraan bangsa.

Oleh karena itu, patutlah kiranya seseorang memandang sesuatu dengan melihat fakta dan bukan hanya dengan mendengar dari lingkungan sekitar atas apa yang ada. Hingga kita dapat mengetahui kenyataan yang terjadi sebenarnya. Tindakan-tindakan serta program kerja yang dilaksanakan PMII adalah tujuan yang sudah matang dalam pengkajiannya. Visi dan misi yang sudah dirumuskan PMII adalah tujuan bersama Ahlu Sunnah Wal Jamaah yang berideologi Nahdhatul Ulama untuk pencapaian kemaslahatan umat. Hingga dapat menjadikan serta menyadarkan mahasiswa sebagai elemen pemuda dan tongak negara Indonesia yang berjiwa, berpikir, serta bertindak secara islami dan nasionalis.

Jurnalis dari PMII Universitas Pendidikan PGRI Semarang

UPPS
Aklis Zain (Kiri) dan Adefira Lestari (Kanan)
Adefira Lestari, Zainudin Aklis dan Dyana Nopita Sari sudah tidak diragukan lagi kapsitasnya sebagai seorang jurnalis. Bermodal kemampuan dalam bidang jurnalistik yang mereka miliki, mereka dipercaya untuk membdangi Departemen Pers dan Jurnalistik PMII Komisariat Universitas Pendidikan PGRI Semarang. Di organisasi intar kampus LPM Vocal menjadi tempat menimba ilmu mereka dalam menulis. Terbukti dari tulisan Adefira Lestari menegnai acara SIKRAB yang ia tulis mendapat banyak pujian dari anggota maupun alumni.  

PMII Komisariat Universitas Pendidikan PGRI Semarang Siap Adakan MAPABA 2

PMII Rayon dan Komisariat Universitas Pendidikan PGRI Semarang
PMII Komisariat Universitas Pendidikan PGRI Semarang Siap Adakan MAPABA 2 pada tahun 2013 ini. Bulan April dipilih sebagai bulan pelaksanaan kegiatan kaderisasi formal organisasi bercirikan bintang sembilan tersebut. Berbagai persiapan mulai dilakukan. Diantaranya pembentukan panitia dan persiapan penggalanagn kader. Sebagai organisasi kaderisasi, PMII selalu intens dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan ilmiah maupun yang bersifat rutinan.Dalam proses MAPABA 2 karakter insan yang kreatif, progresif dan aktif menjadi MAPABA 2 ini. Kata Saiful Huda Ketua Panitia sekaligus ketua Rayon FPBS Universitas Pendidikan PGRI Semarang.

UPPS Calon Nama Pengganti IKIP PGRI Semarang

PMII Komisariat Universitas Pendidikan PGRI Semarang Siap Adakan MAPABA 2
PMII Komisaruat Universitas Pendidikan PGRI Semarang
Semakin senternya isu pergantian dari yang tadinya Institut menjadi Universitas menjadi menjadi bahan diskusi yang lagi hangat-hangatnya diperbincangkan. Melihat semakin pesatnya perkembangan IKIP PGRI Semarang dengan didukung sarana dan prasara serta SDM yang mumpuni, sangat mudah jika berganti menjadi Universitas. Namun ketika telah berganti menjadi UPPS, akankah UPPS akan tetap melaju dengan mtu? masihkah UPPS akan tetap konsisten mencetak calon pendidik yang profesional dan berjatidiri? mengaca dari UNNES, yang dulunya adalah IKIP Semarang, berkembang amat pesat setelah mentasbihkan diri menjadi Universitas dengan jargon sebagai kampus konservasi. Sedang UNISBANK yang dulunya STIKUBANK dalam perjalananya terkesan sama saja seteleh berganti menjadi Universitas maupun sebelum menjadi UNISBANK. Universitas Pendidikan PGRI Semarang, nama yang mencirikan pendidikan. Akankah UPPS akan berkembang setelah berganti nama, atau bahkan tambah lamban, kita semua yang akan menjadi saksinya.

PMII Komisariat UPPS Canangkan Pengkaderan Secara Berkala

UPPS OF PMII
Semakin dekatnya status Kampus IKIP PGRI Semarang yang akan berganti menjadi Universitas menjadi tantangan baru bagi PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang. Setelah nantinya resmi berganti nama menjadi Universitas, PMII Komisariat IKIP PGRI Semarang juga akan berubah nama menjadi PMII Komisariat Universitas Pendidikan PGRI Semarang.
"Kami sudah siap jika nantinya nama Komisariat berganti menjadi UPPS. Bahkan dalam diskusi kecil kami mengakrabkan UPPS sebagai cikal nama komisariat disela diskusi kecil yang kita lakukan." Kata Arifin Ketua Umum PMII Komisariat Universitas Pendidikan PGRI Semarang.
Program kaderisasi menjadi priyoritas utama para pengurus yang kini berada di Komisariat maupun Rayon. Akan ada jurusan baru yang akan dibuka, jurusan baru tersebut akan menjadi bidikan setiap organisasi eksternal untuk membangun basis disana. Jika tidak, kita akan ketinggalan dari eksternal-eksternal lain yang ada di UPPS. Mahasiswa jurusan PBSI tersebut memaparkan, langkah kongkrit yangakan diambil adalah bagaiman menjadikan Rayon agar bisa survive secara mandiri. Selain itui mengoptimalkan peran Pengurus Harian, baik yang berada di Komisariat maupun Rayon.